Senin, 03 Oktober 2011

Puisi


Simfoni Angan
(Desi Aldila Sari)


Belayar aku mengayuh perahu ini
Labuhan langkah pun tak pernah membuatku mengerti
Menyesatkan aku pada raut jalan yang tak mampu ku kembali
Mengendap tanpa arah
Mengacu pada waktu yang menelan petunjuk alam ini
Menelisik mencari waktu
Mengentaskan rasa bertanya pada hati yang kecut tak mampu menilai diri sendiri
Mematri rasa pada satu pengertian
Menelaah kemauan yang menyingkap rasa dalam nurani
Membatasi segala ego yang terlanjur terpendam dalam
Mengikrarkan kemauanku dalam dilema ketiadaan dilema rasa
Membiarkan segalanya menjadi benar benar terkubur
Membuatku benar berhenti di ambang penanti
Hingga sambutan datang dan merenggut titian yang telah kuukir bersama nadi dalam simfoni angan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar